1727970678
2024-10-03 15:11:31
読み込み中…
マンモス古代象。写真/ウィオンニュース
ロンドン – 古代の象 あるいはケナガマンモスは、絶滅する前にアレルギーに悩まされ、それが原因で地球上から絶滅した可能性が高い。
化学者と動物学者のチームが行った研究では、これらの生き物は嗅覚も低下しており、交尾がより困難になっていることが示された。
Wion Newsの報道によると、 [ara peneliti menganalisis jaringan mammoth beku dan menemukan antibodi serta alergen di dalamnya. Hal ini membuat mereka menyimpulkan bahwa mammoth menghadapi alergi yang memengaruhi mereka dalam banyak hal.
“Ini adalah studi pertama yang menemukan fragmen imunoglobulin pada sisa-sisa yang berusia puluhan ribu tahun,” kata penulis pertama studi tersebut, Gleb Zilberstein, kepada The Telegraph.
Menurut beberapa penelitian, mammoth berbulu hidup di Amerika Utara, Asia, dan Eropa Utara. Mereka punah sekitar 4.000 tahun yang lalu, tetapi alasan di balik kepunahan ini masih bersifat spekulatif. Perubahan iklim dan perburuan oleh manusia selalu dianggap sebagai alasan utama kepunahan ini.
Namun, penemuan terakhir menunjukkan bahwa alergi mungkin menjadi salah satu alasan kepunahan mereka.
Mamut adalah kerabat purba gajah modern yang mengandalkan indra penciumannya untuk menemukan makanan, air, dan pasangan seksual.
Akan tetapi, para peneliti mengatakan bahwa hidung tersumbat akibat serbuk sari mungkin telah menghambat indra penciuman mamut berbulu, sehingga menyulitkan mereka untuk melanjutkan cara hidup mereka.
“Perkembangan alergi dari serbuk sari tanaman, perubahan toksisitas alergi serbuk sari, peningkatan periode pelepasan serbuk sari, atau munculnya sejumlah besar tanaman berbunga selama perubahan iklim, dapat menyebabkan penurunan kepekaan terhadap bau pada hewan selama musim kawin,” kata penelitian tersebut.
#古代マンモスゾウは鼻詰まりが原因で絶滅したと科学者が確信